Register Now

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Send Message

Add post

Add question

Perjuangan Hidup Aristoteles

Aristotoles hidup selama 62 tahun pada rentang 384 BC – 322 BC. Beliau dilahirkan di daerah yang bernama Stagirus, Macedonia, Yunani.

Sampai saat ini, beliau dikenal sebagai filsuf yang memberikan kontribusi berupa sistemasi logika deduktif.

Beliau bukanlah anak dari keturunan sembarangan. Ayahnya adalah seorang dokter yang bekerja untuk raja saat itu. Meskipun demikian, dari sejak kecil beliau sudah menjadi anak yatim piatu dan dibesarkan oleh kaka iparnya.

Setelah menginjak usia dewasa, beliau dikirim oleh kaka iparnya ke sekolah yg dikelola oleh Plato di daerah Athena.

Sekembalinya dari Athena, beliau dijadikan guru dari cucu sang raja, yg raja tersebut merupakan mantan “majikan” ayahnya. Cucu raja tersebut bernama Alexander.

Alexander the Great (356 – 323 BC), later King of Macedon and conqueror of a vast empire stretching from the Balkans to India, listens studiously to his tutor, the philosopher Aristotle (384 – 322 BC), while they sit in a palace in ancient Pella, Greece, circa 342 BC. (Image by Stock Montage/Getty Images)0

Menjelang akhir hayatnya, beliau diasingkan oleh kekuasaan tapi tidak sampai dibunuh seperti para filsuf terdahulunya, Socrates.

Sampai saat ini kita masih bisa menikmati karya karya beliau, salah satunya buku Retorika Aristoteles.

Sumber : press.uchicago.edu

Untuk kalian yang ingin mempunyai kemampuan persuasif dalam berkomunikasi, buku ini wajib dibaca, ya !

Nah, tentu masih banyak lagi buku buku karya beliau yang lain, diantaranya :

Sumber : school of life

Dan sudah seharusnya kita mesti berguru kepada beliau bagaimana menjadi orang yang produktif dan bermanfaaf meski terlahir sebagai anak yatim piatu di awal kehidupannya.

Di akhir hayatnya, beliau diasingkan oleh kekuasaan. Yang mana ini menjadi sejarah kelam bagaimana kekuasaan lagi-lagi tidak sejalan dengan pemikir saat itu.

Berikut adalah contoh pertanyaan – pertanyaan filosofi yang dijawab oleh Bapak Aristoteles di dalam karya-karyanya:

1. Apa yang membuat orang bahagia ?

2. Apa gunanya seni ?

3. Apa gunanya teman ?

4. Bagaimana suatu ide dapat diterima ?

Sumber : school of life

(under review)

“Setiap manusia pasti akan mati”


Sumber :

https://mathshistory.st-andrews.ac.uk/Biographies/Aristotle/

tokoh.co.id

youtube chanel dr faiz

theschooloflife.com

0

Baca Lagi Biar Pinter

About Riad Taufik Lazwardiexcellent

Lecturer of Mathematics at 1. *************** 2021 2. Bina Tunas Bangsa (2020 - now) 3. Fitrah Islamic World Academic School (2019-2020) 3. Kalbis Institute | Managed by Binus Unibersity (2018-2019) 4. Telkom University (2017-2018) 5. UIN Bandung (2015-2018)

Follow Me

Leave a reply