Register Now

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Send Message

Add post

Add question

You must login to ask question.

Perbedaan Notasi Sum dan Sn

Notasi sigma dan Sn kadang membuat kita gagal faham. Saya termasuk orang yang pernah gagal faham. Berikut saya jelaskan penggunaan notasi sigma dan notasi Sn.

Penyederhanaan

Bayangkan anda disuruh untuk menjawab soal penjumlahan berikut

1+2+3+4+5+6+7+8+9+10+11+12+13+14+15+16+17+18+19+20 = ...

Jika anda termasuk murid yang peka, sebelum anda menjawab soal tersebut anda akan merasa kasihan kepada Guru yang  menulis soal di atas. Apakah anda termasuk orang yang peka? Eh.

Nah, untuk menyederhanakan penulisan penjumlahan tersebut maka dibuatlah notasi sigma seperti berikut :

\displaystyle \sum_i^n

*i untuk indeks awal

*n untuk indeks akhir

Contoh

\displaystyle \sum_{i=2}^4 i=2+3+4

 

Penulisan Hasil Dari Penjumlahan

Dari penjelasan di atas, terkadang kita harus membedakan antara penyederhanaan penulisan penjumlahan dengan hasil dari penjumlahan. Untuk hasil dari penjumlahan, biasanya digunakan simbol

Sn

*Sn dibaca jumlahkan bilangan-bilangan dari suku pertama sampai suku ke-n

Contoh

S_3 dari 1+2+3+4+5+6+7+8=... adalah 1+2+3 yaitu 6.

Jadi, S_3=6

(under revision)

 

Konsistensi itu penting

About Riad Taufik Lazwardiexcellent

"In the middle of difficulties lies opportunities"

Follow Me

Leave a reply