Register Now

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Login

Register Now

Kisah Cinta dalam Kalkulus

Pernah mengalami yang namanya jatuh cinta? Bagaimana rasanya jatuh cinta? Sebagian orang ada yang merasakan bahagia karena cintanya terbalaskan, namun sebagian lainnya merasa sedih karena lebih memilih mencintai dalam diam. Di dalam kalkulus, ada kisah cinta yang lebih menyedihkan lagi daripada yang pernah kita alami. Sudah pernah dengar kisah tentang mereka? Kalau belum, saya akan menceritakannya kepada kalian (Jangan lupa siapkan tisu ya! Hiks).

Kisah garis paralel yang tidak pernah ditakdirkan untuk bertemu

Pernah dengar definisi dua garis yang saling paralel? Yup, secara intuisi, dua garis dikatakan saling paralel jika garis-garis tersebut kita tarik secara terus menerus, maka tidak akan pernah saling berpotongan satu sama lain.  Kedua garis ini memiliki kemiringan yang sama sehingga tidak akan pernah berpotongan di titik manapun. Tak terbayangkan jika kita menjadi mereka. Saling mencintai tapi tidak pernah ditakdirkan untuk bertemu sekali pun. Mungkin kasus seperti ini terjadi pada mereka pasangan LDR yang saling merindu, namun pada akhirnya tidak pernah dipertemukan karena tidak dapat restu. Pesan moral yang dapat diambil dari dua garis yang saling paralel adalah:

Saling memiliki sifat yang sama, tidak menjamin bahwa kita memang ditakdirkan bersama

Kisah garis tangen yang hanya diberi kesempatan bertemu satu kali, kemudian harus berpisah selamanya

Garis tangen, atau lebih dikenal sebagai garis singgung kurva bidang pada suatu titik, secara intuisi dapat diartikan sebagai garis lurus yang ‘menyentuh’ kurva pada titik tersebut hanya satu kali saja (meskipun definisi presisinya tidak seperti ini). Setelah itu, garis singgung tersebut tidak akan pernah bertemu kembali dengan titik itu. Kisah mereka layaknya kisah cinta pada pandangan pertama. Datangnya cinta dalam sekejap oleh satu kali pertemuan, setelah itu cinta perlahan menghilang entah kemana.

Mengapa harus dipertemukan jika pada akhirnya takdir tak mengizinkan?

Kisah asimtot yang saling dekat satu sama lain, tetapi tidak pernah bersama

Dari kedua kisah cinta yang telah dipaparkan di atas, kisah asimtot inilah yang paling tragis. Bagaimana tidak, asimtot, yang merupakan garis lurus yang didekati oleh kurva, sangat dekat dengan kurva di titik jauh tak terhingga, tapi tidak pernah ditakdirkan untuk ‘bersama’ dengan kurva tersebut. Seperti mereka yang sudah menjalin cinta bertahun-tahun, sangat dekat, namun pada akhirnya dia menjadi milik yang lain, bukan kita.

Jangan mendekatinya dengan hati, jika di hatinya kamu tak berarti

Ketiga kisah di atas merupakan kisah cinta yang kelam di dunia kalkulus. Namun ada satu kisah yang diimpikan oleh semua orang, di mana cinta dua insan akan bersatu, yaitu kisah mengenai pasangan sinus dan kosinus.

Mereka mengajarkan kepada kita bahwa dalam kondisi apapun, jika dihadapi bersama, maka pada akhirnya akan tetap menjadi satu kembali. Bagaimanapun caranya.

 

About Arini Soesatyo Putriclever

Math Addict || Freelance Illustrator || Traveller || Blogger || Hijab Cosplayer || Anime Lover

Follow Me

Comment ( 1 )

  1. Risal Maulidi Faqih
    September 11, 2018 at 7:48 am

    Tulisan teteh kece badayyy, bikin baper lebih dari nonton oppa oppa huhu

Leave a reply