Register Now

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Send Message

Add post

Add question

You must login to ask question.

Bloom Taxonomy

Bloom Taxonomy pertama kali dideskripsikan oleh Benjamin Bloom dari Amerika pada abad ke-19.

Taksonomi ini ditujuakan agar persepsi Guru dan siswa itu sama. Misalnya, Guru menyuruh siswa untuk “understand”. Dengan adanya taksonomi ini, siswa tahu apa yang harus dilakukan.

Bloom taxonomy mengalami revisi seiring berubahnya peradaban. Dari gambar di atas, kita bisa lihat terdapat 6-stage. Setiap stage mempunyai kata kerja masing-masing. Semakin ke atas, kata kerja yang berpadanan semakin sulit.

Untuk mengerti setiap stage Bloom taxonomy di atas, mari kita bahas satu persatu.

Remember

Pada stage ini, siswa bertugas untuk mengingat fakta (konsep, tempat, orang, waktu, kejadian dan pola) yang telah tersimpan di memori otaknya dalam waktu yang lama.

Biasanya Guru memberikan pertanyaan seperti : “Apa yang dimaksud dengan ….?” “Siapakah …”

Apabila siswa menjawab tidak sesuai definisi, sangat wajar karena siswa hanya mengandalkan kekuatan memorinya saja.

Di tahap ini, kata kerja yang digunakan adalah recalling.

Understand

Pada stage ini, siswa bertugas untuk menjelaskan menggunakan bahasa mereka sendiri.

Contoh, “Jelaskan yang dimaksud dengan …!”

Apabila siswa menjawab tidak sesuai definisi, maka itulah yang diharapkan.

Di tahap ini, kata kerja yang digunakan adalah interpreting, inferring, explaining.

Apply

Pada stage ini, siswa bertugas untuk menggunakan konsep pada situasi baru.

Contoh. “Cari akar kuadrat menggunakan rumus …!”

Pastikan siswa megingat rumusnya.

Di tahap ini, kata kerja yang digunakan adalah executing, implementing.

Analyse

Pada stage ini, siswa bertugas untuk mengurai konsep menjadi part-part kecil dan mencari hubungannya.

Contoh. “Genre apakah lukisan ini…”

Di tahap ini, kata kerja yang digunakan adalah organizing, differentiating.

Evaluate

Pada stage ini, siswa bertugas untuk menggunakan pengetahuan dan skill untuk mengkritik opini orang lain atau menentukan sikap atas kejadian yang terjadi.

Contoh. “Menurut Anda …”

Di tahap ini, kata kerja yang digunakan adalah checking,critiquing.

Create

Padata stage ini, siswa bertugas untuk membuat.

Contoh : membuat lagu, membuat hipotesis, mengajukan sebuah metode untuk dites.

Di tahap ini, kata kerja yang digunakan adalah planing, producing.


Kenapa Bloom Taxonomy Bagi Guru Menjadi Penting?

Ketika Guru memberikan tugas kepada siswa, dan Guru mengetahui bahwa soal tersebut

1.Belum dibahas

2.Hots

3.Harus hafal rumusnya dulu

maka kemungkinan besar siswa harus mengeluarkan energi yang besar untuk mengerjakannya. Berhati-hatilah jika anda sebagai Guru sering melakukannya.

Sungguh sakaratul maut itu sangat pedih.

About Riad Taufik Lazwardiexcellent

"In the middle of difficulties lies opportunities"

Follow Me

Leave a reply