Register Now

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Add question

Login

Register Now

Your data is secured. So, please complete the form.

Belajar Dari Semut, Algoritma Semut

Semut adalah makhluk hidup ciptaan Allah Swt.

Dalam mempertahankan hidupnya semut harus mecari sumber makanan.

Karena bentuk tubuhnya yang kecil, semut mempunyai keterbatasan. Tapi juga mempunyai kelebihan.

Salah satu kelebihan dari semut adalah mereka hidup bersama sama.

Apa yang dimaksud dengan bersama sama di sini?

Maksud bersama sama di sini adalah mereka saling berbagi informasi terkait posisi makanan.

Kamu pernah kan melihat semut saling “bersalaman” ketika bertemu?

Nah,  ketika bersalaman tersebut kita ngga tahu mereka ngobrolin apa.

Huh,  deh impossible kali yaa tahu apa yang mereka obrolin,  hehe.

Yang jelas,  ketika semut berjalan, mereka meninggalkan jejak berupa suatu zat.  Sifat zat tersebut adalah

1. Menghilang seiring waktu

2. Akan terus ada jika banyak semut yang lewat

3. Zat teesebut digunakan oleh semut sebagai arah jalan pulang

Sekarang,  kebayang ngga kalau misalkan kamu sebagai semut terus mau mencari sumber makanan? Apa yang ada di pikiran kalian?

Tentu kamu akan mencari zat yg ditinggalkan semut lain.  Karena bisa jadi itu adalah tanda jalan semut yg habis pulang dari sumber makanan atau arah pulang semut lain.

Dari fakta tersebut,  dibuatlah algoritma yang namanya ant colony algorithm.

(under revision)


About Riad Taufik Lazwardiclever

Lecturer of Mathematics at 1. Kalbis Institute | Managed by Binus (2018-now) 2. Telkom University (2017-2018) 3. UIN Bandung (2015-2018)

Follow Me

Leave a reply